RANGKAIAN SIMULASI DAN PRINSIP KERJA

[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA]


Rangkaian Kontrol Palang kereta api

Rangkaian kontrol palang kereta api ini dirancang untuk menjaga keteraturan jarak kendaraan dari palang serta agar palang kereta api tertutup dan terbuka secara otomatis saat ada kereta atau tidak. Sistem ini bekerja berdasarkan pembacaan dari sensor infrared yang digunakan untuk mendeteksi objek oleh sensor , serta sensor analog jarak IR yang memonitor jarak kendaraan yang berhenti saat kereta lewat agar menjaga jarak dari palang kereta api.

Ketika sensor infrared mendeteksi kereta/objek maka motor akan berputar berlawanan arah jarum jam (palang tertutup). Sementara itu, sensor jarak IR memastikan kendaraan agar tetap menjaga jarak dari palang kereta api, jika sensor mendeteksi kendaraan yang terlalu dekat pada palang kereta api


1. Mendeteksi Kereta (Sensor Infrared)

Prinsip Kerja

    Sensor infrared bekerja dengan cara membaca perubahan Prinsip kerja sensor digital infrared (Inframerah) umumnya didasarkan pada deteksi atau pemancaran radiasi inframerah, yang kemudian diubah menjadi sinyal listrik dan diproses untuk menghasilkan keluaran digital (biasanya logika 0 atau 1). Saat tidak ada kereta,maka output sensor tidak ada tegangan dan relay tidak aktif maka arus mengalir dari masuk ke terminal b dan keluar ke terminal a motor berputar searah jarum jam (palang terbuka) .Dan jika sensor mendeteksi kereta maka output sensor mengalirkan arus dan akan mengaktifkan rangkaian yang dimana relay akan aktif dan saklar akan tertutup (normally close) yang nantinya arus akan masuk ke terminal a pada motor dan keluar pada terminal b motor. Motor akan berputar berlawanan arah jarum jam(palang tertutup).



2. Deteksi kendaraan yang mendekati palang kereta api (Sensor Jarak Sharp GP2Y0A41SK0F dan Komparator Non-Inverting)



Prinsip kerja

    Sensor diletakkan pada tiang kedua yang menahan palang. Sensor jarak akan mempengaruhi tegangan output, menggunakan konfigurasi Komparator Non-Inverting pada OP-AMP TL082, potensiometer digunakan untuk mengatur tegangan referensi. Sensor jarak akan menembakkan sinar infrared untuk mendeteksi jarak, jika jaraknya ≤50cm maka sensor akan menghasilkan tegangan input yang lebih besar dari pada tegangan referensi (Vin > Vref), sehingga nilai tegangan outputnya sama dengan +tegangan saturasi (Vout = +Vsat), jika jaraknya >50cm maka sensor akan menghasilkan tegangan input yang lebih kecil dari pada tegangan referensi (Vin <Vref), sehingga nilai tegangan outpunya sama dengan -tegangan saturasi (Vout = -Vsat). Ketika Vout = +Vsat maka transistor akan aktif dan mengaktifkan relay, saat relay aktif dan switch berpindah dari NC ke NO maka buzzer akan berbunyi, sebagai peringatan untuk pengendara agar menjauhi palang kereta api.


Komentar

Postingan populer dari blog ini